Lionel Messi

10 Komentar Terbaik Legenda Sepakbola Tentang Lionel Messi

10 Komentar Terbaik Legenda Sepakbola Tentang Lionel Messi.

Memang sungguh-sungguh susah untuk membuktikan kehebatan Lionel Messi ketika beraksi di atas lapangan. Bintang Barcelona itu telah diakui sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan bahkan sepanjang masa.

Messi telah memenangkan lima Ballon d’Or dan berbagai jenis gelar bersama Blaugrana. Oleh karena itu, tak sedikit tokoh sepakbola yang memberikan komentar positif seputar pemain Argentina itu.

Berikut ini komentar terbaik dari para legenda sepakbola seputar Lionel Messi.

Johan Cruyff

“Untuk dunia sepakbola, Messi merupakan harta karun karena ia merupakan panutan untuk anak-anak di segala dunia. Messi akan menjadi pemain dengan Ballon d’Or terbanyak dalam sepanjang sejarah.

“Dia akan memenangkan lima, enam, tujuh trofi lagi. Dia tak bisa diperbandingkan dengan yang lain. Dia ada di liga yang berbeda.”

Cruyff sungguh-sungguh identik dengan Total Football dan berjasa besar membawa Barcelona meraih kesuksesan besar. Legenda Belanda itu meramalkan Messi akan mendominasi dunia sepakbola dunia dan meraih penghargaan Ballon d’Or paling banyak di antara pemain lainnya.

Hristo Stoichkov

“Dulu mereka pernah berkata anda cuma bisa menghentikan saya dengan pistol. Hari ini, anda membutuhkan senapan mesin untuk menghentikan Messi.”

Legenda Barcelona ini dianggap sebagai pemain terbaik Bulgaria sepanjang masa. Stoichkov pernah memenangkan Ballon d’Or pada tahun 1994 sesudah tampil cukup impresif bersama Barcelona dan memenangkan Piala Eropa dengan klub.

Romario

“Newton dan Einstein memiliki tingkat autisme tertentu. Aku berkeinginan Messi bisa seperti mereka. Melampaui dirinya sendiri setiap hari dan terus memberi kita keindahan sepak bola.”

Romario pernah berseragam Barcelona dan menjadi komponen dari ‘Dream Team’ ala Johan Cruyff yang memenangkan La Liga pada tahun 1994. Romario juga punya prestasi gemilang di jenjang internasional dengan mengantarkan Brasil memenangkan Piala Dunia 1994 dan dua Copa America.

Carles Puyol

“Barca ini akan diingat sebagai Barca-nya Messi. Dia berada di atas segalanya. Dia alien dan lebih bagus diperbandingkan empat tahun lalu. Kini, ia lebih pandai membaca permainan. Dia tak terhentikan,”

Carles Puyol merupakan salah satu saksi hidup perkembangan Lionel Messi dari semenjak masih jadi pemain muda di Barcelona sampai menjadi bintang seperti sekarang ini. Puyol telah memenangkan segala gelar bersama Barcelona dan timnas Spanyol dalam karir gemilang yang berjalan selama 15 tahun.

Zinedine Zidane

“Dia bisa membuat perbedaan hampir sepanjang waktu. Secara khusus, ia selalu pergi ke depan. Dia tak pernah via bola ke belakang atau ke samping. Dia cuma memiliki satu pandangan baru, untuk berjalan ke arah gawang.

“Jadi, sebagai seorang penggemar sepak bola, nikmati saja atraksinya.”

Zidane pernah berhadapan dengan Messi dalam perlombaan El Clasico dan ia tak sungkan untuk memberikan pujian terhadap bintang Barcelona hal yang demikian. Zidane merupakan salah satu dari sekian pemain yang pernah memenangkan segalanya seperti Ballon d’Or, Piala Dunia, Euro dan Liga Champions.

Roy Keane

“Aku sebelumnya merupakan penggemar berat Maradona dan Ronaldo ketika ini memang bagus, tetapi Messi merupakan yang

terbaik yang pernah saya lihat. Aku tak mencoba bersikap bagus dengan memujinya, tetapi Messi layak mendapatkannya.

Aku mencoba mencari kelemahannya ketika bermain, tetapi saya tak bisa

menemukannya.”

Legenda Manchester United ini merupakan gelandang yang kuat dan telah memenangkan banyak gelar selama berada di Old Trafford. Keane menganggap mantan rekan setimnya Ronaldo bagus tetapi masih belum bisa menyamai Messi.

Raul Gonzalez

“Kemarin saya melihat salah satu perlombaan yang ia mainkan. Dia berlari sambil menggiring bola dengan kecepatan 100 persen, saya tak tahu berapa sentuhan yang ia

butuhkan, mungkin lima atau enam, tetapi bola seperti lengket di kakinya. Itu sepertinya mustahil.”

Raul Gonzalez merupakan legenda Real Madrid yang telah menyampaikan enam gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions. Raul pernah menjadi pencetak gol terbanyak klub sebelum diatasi Cristiano Ronaldo.

Diego Simeone

“Diego Maradona membuat kita segala larut dalam emosionil. Tetapi di antara para pemain terbaik, tanpa ragu, Messi jauh lebih bagus dari Maradona.”

Bos Atletico Madrid ini punya karir yang berhasil di Eropa sesudah memperkuat sejumlah tim besar seperti Sevilla, Atletico Madrid, Inter Milan dan Lazio. Pria berusia 46 tahun itu juga pernah memenangkan dua trofi Copa America ketika membela timnas Argentina.

Paolo Maldini

“Aku pikir ia telah menempuh dan via jenjang Maradona. Dia mengerjakan hal-hal yang luar umum dalam kecepatan yang gila.”

Maldini tergolong pemain yang sungguh-sungguh loyal karena cuma menghabiskan segala karir bermainnya bersama AC Milan. Mantan kapten Rossoneri itu telah memenangkan banyak gelar di klub termasuk tujuh gelar Serie A dan liga trofi Liga Champions.

Luis Figo

“Bagi saya, melihat Messi bermain merupakan suatu kepuasan – seperti memperoleh orgasme – itu merupakan sebuah kepuasan yang luar umum.”

Figo mungkin tak lagi punya memori yang menawan bersama Barcelona sesudah menentukan pindah ke klub rival Real Madrid. Tetapi, pemenang Ballon d’Or tahun 2000 itu pernah memenangkan gelar La Liga bersama kedua klub raksasa Spanyol hal yang demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tags: , , , , , , , , , ,